Yana hidup dengan kondisi disabilitas yang membuat tangan dan kakinya tidak tumbuh sempurna seperti kebanyakan orang. Sejak kecil, ia sering mendapatkan perlakuan yang menyakitkan. Tidak sedikit orang yang mengejek, merundung, bahkan memandang rendah dirinya karena keterbatasan yang dimiliki. Rasa minder sempat membuat Yana enggan keluar rumah. Namun berkat dukungan keluarga, ia perlahan bangkit dan memilih berjuang untuk masa depannya.
Meski harus berjalan dengan tongkat dan terkadang mengesot menggunakan tubuhnya saat kelelahan, Yana tetap berjualan kopi keliling dari kampung ke kampung. Keuntungan yang ia bawa pulang sering kali tidak lebih dari Rp10.000 per hari. Namun bagi Yana, itu bukan alasan untuk berhenti berusaha. Ia terus berjuang karena ingin membantu orang tuanya yang selama ini selalu mendampingi dan menguatkannya. Di saat banyak orang menjauh dan meragukan kemampuannya, Yana hanya ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berbakti kepada orang tua.
Hari ini, Yana memiliki harapan sederhana: memiliki warung kecil agar tidak lagi harus berjualan berkeliling dengan kondisi fisiknya yang terbatas. Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk modal usaha, kebutuhan penunjang usaha, serta membantu memenuhi kebutuhan hidup Yana dan keluarganya. Mari bersama menjadi bagian dari perjuangan Yana. Ulurkan bantuan terbaikmu dan ajak #KawanKebaikan untuk membantu Yana lebih berdaya, mandiri, dan terus mewujudkan mimpinya membahagiakan orang tua.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |