Di Kampung Golo Sambi, Desa Robek, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, berdiri sebuah masjid sederhana bernama Masjid Nurul Ahmad. Masjid ini menjadi satu-satunya tempat ibadah bagi sekitar 40 Kepala Keluarga muslim mualaf yang tinggal jauh dari masjid lainnya. Demi memiliki tempat untuk salat berjamaah, warga membangun masjid secara swadaya menggunakan bambu, kayu bekas, dan bahan seadanya karena keterbatasan biaya.

Kini kondisi masjid semakin memprihatinkan. Dinding bambu mulai lapuk, tiang-tiang kayu melemah, atap bocor, dan bangunannya hampir roboh. Saat hujan turun, air masuk ke dalam masjid sehingga jamaah kesulitan menunaikan salat dengan nyaman. Meski demikian, semangat warga tidak pernah padam. Anak-anak tetap datang mengaji setiap hari, sementara para orang tua tetap memenuhi panggilan salat berjamaah di masjid yang rapuh itu. Mereka tidak meminta kemewahan, hanya sebuah masjid yang aman agar dapat beribadah tanpa rasa khawatir.
Mayoritas warga bekerja sebagai buruh tani dan pekebun dengan penghasilan sekitar Rp20.000 per hari, sehingga mustahil bagi mereka membangun masjid permanen dengan kemampuan sendiri. Melalui program ini, kami mengajak #OrangBaik untuk bersama-sama mewujudkan impian mereka memiliki rumah ibadah yang kokoh, nyaman, dan menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi generasi muslim di pelosok. Mari sisihkan sebagian rezeki terbaik Anda. Semoga setiap rupiah yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir selama azan berkumandang, salat ditegakkan, dan ayat-ayat Al-Qur'an terus dibaca di Masjid Nurul Ahmad.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |