Di usia senjanya, Kakek Nurali masih harus berjuang mencari nafkah demi menyambung hidup. Setiap pagi hingga menjelang malam, ia menyeret tubuhnya berkeliling menjajakan roti titipan milik orang lain. Padahal, selama tujuh tahun terakhir Kakek Nurali menderita saraf terjepit yang membuatnya kesulitan berjalan. Dengan keuntungan hanya Rp1.000 per roti, sering kali ia pulang tanpa membawa penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Perjuangan Kakek semakin berat karena di rumah ada sang istri yang mengalami kebutaan sejak lahir dan memiliki keterbatasan fisik. Tak ada pekerjaan tetap, tak ada tabungan, dan tak ada sumber penghasilan lain yang bisa diandalkan. Ketika dagangan sepi, mereka hanya bisa bertahan dengan makanan seadanya. Sering kali Kakek Nurali dan istrinya harus makan nasi dengan garam, sementara tubuh renta Kakek terus dipaksa berjuang melawan rasa sakit demi bertahan hidup.
Melalui program ini, kami ingin membantu Kakek Nurali memiliki usaha yang lebih layak sehingga ia tidak lagi harus menyeret tubuhnya puluhan kilometer setiap hari. Bantuan yang terkumpul juga akan digunakan untuk mendukung kebutuhan hidup dan mewujudkan tempat tinggal yang lebih aman bagi Kakek dan istrinya. Mari hadirkan harapan baru untuk masa tua mereka. Yuk, #KawanKebaikan ambil bagian dalam perjuangan ini dengan berdonasi dan membantu Kakek Nurali menjalani hari-harinya dengan lebih tenang dan bermartabat.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |