“Setiap jarum menembus kulit mereka, saya nggak bisa berhenti nangis…” ungkap sang ibu. Reza dan adiknya, Adel, harus menjalani transfusi darah berulang hanya untuk bertahan hidup. Keduanya mengidap thalasemia, penyakit yang diam-diam menggerogoti tubuh. Kondisi Reza kini semakin parah—perutnya membesar dan mengeras akibat pembengkakan limpa, bahkan ia sering mengalami pendarahan dari mulut, hidung, hingga anus karena terlambat transfusi.

Pengobatan mereka bukan hal sederhana. Transfusi rutin harus dilakukan seumur hidup, disertai obat untuk mengurangi penumpukan zat besi yang berisiko merusak organ tubuh. Namun obat itu pun memiliki efek samping yang membuat daya tahan tubuh mereka semakin lemah. Satu-satunya harapan sembuh total adalah transplantasi sumsum tulang, namun biayanya mencapai miliaran rupiah—jauh di luar kemampuan keluarga yang kini bahkan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sang ibu telah melakukan segalanya. Menjual barang di rumah, berhutang ke sana-sini, hingga mencoba usaha kecil yang akhirnya bangkrut karena harus bolak-balik ke rumah sakit. Di tengah kondisi itu, ia masih harus memilih, mendahulukan transfusi siapa saat keduanya sama-sama membutuhkan. Orang Baik, saat ini Reza sangat membutuhkan operasi pengangkatan limpa agar kondisinya tidak semakin memburuk. Mari bantu ringankan perjuangan mereka, agar Reza dan Adel tetap bisa bertahan dan memiliki harapan untuk hidup lebih panjang.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |