Di Karawang Barat, Jawa Barat, Emak Isah (70 tahun) masih harus berjuang mencari nafkah seorang diri demi merawat suaminya, Abah Tamin (75 tahun), yang kini hanya bisa terbaring sakit akibat kecelakaan. Setiap hari Emak berkeliling menjual telur asin milik orang lain demi menyambung hidup mereka berdua. Penghasilannya pun tidak menentu, kadang hanya Rp10 ribu hingga Rp15 ribu sehari jika dagangannya laku. Namun jika tidak berjualan, Emak dan Abah tidak punya uang untuk makan.

Di tengah usia yang sudah renta, Emak tetap memaksakan diri berjalan jauh meski sering merasakan sakit kaki dan pusing di kepala. Panas dan hujan tak lagi ia hiraukan demi membawa pulang sedikit uang untuk kebutuhan sehari-hari. Setelah lelah berjualan, perjuangan Emak belum selesai. Ia masih harus merawat Abah seorang diri, menyuapi makan, membantu saat buang air, hingga menemani sang suami yang tak lagi berdaya. Tiap hari Emak dan Abah hanya makan nasi garam dan timun rebus. Di usia 70 tahun, saat banyak orang menikmati masa tua, Emak Isah justru masih harus berjuang sendirian sambil merawat suami yang hanya bisa terbaring lemah.
Melalui program ini, kami mengajak #KawanKebaikan untuk membantu meringankan perjuangan Emak Isah dan Abah Tamin. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari, pengobatan, biaya perawatan Abah, serta membantu Emak agar tidak terus berjuang sendirian di usia senjanya. Mari hadir menjadi harapan bagi pasangan lansia ini agar mereka bisa menjalani hidup dengan lebih tenang dan layak. Klik tombol donasi sekarang dan bantu Emak Isah serta Abah Tamin bertahan melewati hari-hari berat mereka.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |