Di usia yang baru 3 bulan, Zia sudah harus berjuang melawan kondisi medis yang sangat berat. Sejak lahir, usus Zia berada di luar perutnya. Setelah dirujuk ke rumah sakit, dokter menemukan bahwa Zia tidak memiliki lubang anus dan kelamin, sehingga ia harus menjalani operasi darurat untuk membuat saluran pembuangan dan memasukkan kembali usus ke dalam perutnya. Kini Zia harus bolak-balik rumah sakit demi menjalani pengobatan dan operasi lanjutan agar bisa bertahan hidup.

Ayah Zia hanyalah penjual cimol dengan penghasilan yang tidak menentu. Penghasilannya sering kali hanya cukup untuk membeli susu dan kantong kolostomi yang harus rutin diganti. Pernah suatu hari, karena tidak memiliki uang, orang tua Zia terpaksa menggunakan plastik kiloan sebagai pengganti kantong kolostomi hingga perut mungil Zia mengalami iritasi parah dan harus kembali dirawat di rumah sakit. “Saya ingin memeluk anak saya dengan tenang, tapi tubuh mungilnya penuh selang dan luka operasi.” Kini orang tua Zia terus dihantui rasa takut karena operasi selanjutnya sangat bergantung pada kondisi gizi dan berat badan Zia yang masih jauh di bawah normal.
Melalui program ini, kami mengajak #KawanKebaikan untuk membantu perjuangan Zia agar bisa mendapatkan pengobatan terbaik, kebutuhan operasi, susu nutrisi, kantong kolostomi, dan biaya perawatan medis yang sangat dibutuhkan. Sedikit bantuan dari kita bisa menjadi harapan besar bagi Zia untuk bertahan hidup dan tumbuh seperti anak-anak lainnya. Yuk bantu Zia melanjutkan perjuangannya. Klik tombol donasi sekarang!
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |