Setiap hari, Abah Tibi harus menjalani kehidupan yang begitu berat. Di usia senjanya, beliau mengidap penyakit yang membuat tubuhnya terus bergerak tanpa henti saat hendak beristirahat. Tidur nyenyak menjadi sesuatu yang hampir mustahil. Namun rasa sakit itu harus ia kesampingkan, karena masih ada Ikin, putra tercintanya yang mengidap cerebral palsy dan epilepsi. Ikin tidak bisa duduk, tidak mampu berdiri, dan hanya bisa terbaring. Semua kebutuhan makan, mandi, hingga perawatan sehari-harinya dilakukan sendiri oleh sang ayah.

Meski tubuhnya sakit, Abah Tibi tetap memulung botol dan gelas plastik demi mendapatkan sedikit uang untuk bertahan hidup. Tak jarang beliau harus meninggalkan Ikin sendirian di rumah demi mencari rongsokan. Penghasilan yang didapat sangat kecil, bahkan sering kali tidak cukup untuk membeli beras. Tetangga yang iba kerap memberikan sedikit beras, tetapi untuk membeli lauk pun mereka tak mampu. Ada hari-hari ketika Abah Tibi dan Ikin hanya makan nasi yang dicampur air garam atau kuah bumbu mi instan agar perut mereka tidak kosong.
Hari ini, Abah Tibi tidak hanya membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga agar ia dan Ikin dapat melanjutkan pengobatan yang selama ini tertunda karena keterbatasan biaya. Mari menjadi bagian dari harapan mereka. #KawanKebaikan, klik tombol Donasi Sekarang. Setiap bantuan yang Anda berikan akan membantu Abah Tibi tetap kuat merawat putranya dan menghadirkan harapan baru bagi keluarga kecil ini.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |